Friday, January 21, 2011

truly a new year

BONJOUR! such a bad blogger.. maaaf!

HARI INI. tanggal 21 Januari 2011. hari ini sempet ngajak gue flashback sedikit ke sebuah malam di tanggal ke lima bulan Oktober lalu. Yap, tangal 5 Oktober itu hari ulangtaun nyokap gue. dan juga sekaligus hari terberat yang pernah gue rasain selama 2010.

Hari itu gue menyadari suatu hal. Gue udah kehilangan tanggung jawab gue. Nilai nilai gue jeblok. Gue kelayapan kemana mana. Gue slalu keluar kelas buat urusan urusan lain yang gue pikir, jauh lebih penting. Gue sadar, gue tau semua itu. Tapi gue ngerasa itu semua udah jadi bagian hidup gue, dan gue merasa nyaman sama keadaan itu. Sampaii bokap pun juga menyadari itu, dan.. yah. gue emang harus ngelepas semua itu. keluar dari zona aman gue.

Malem itu gue sekeluarga makan makan di restoran di daerah Senayan. Dan dari siang gue emang udah sedih dan down banget. bel pulang sekolah, di mobil, di restoran, mata gue gak berhenti henti berkaca-kaca. nangis sih tepatnya. Well, gue gak se histeris itu juga. Gue juga sadar, itu juga hari ulangtaun nyokap gue. Jujur gue malem iu bener bener gak niat ngapa-ngapain. Gue makan aja ogah-ogahan. gue kedinginan, gue gak nyaman, makanannya nggak enak, and so on. pulang dari makan malam yang, ugh, sangat tidak nyaman itu, gue naik mobil sama papa berdua. gue duduk di belakang, karena gue sakit kepala luar biasa. Gue akhirnya gak sanggup lagi dan gue menangis juga. Nangis diam diam sih tepatnya. Bokap gue ngebut. Karena alasannya gue besok ada ulangan dan belom belajar. Jujur, gue pengen banget marah. Siapa peduli sih besok ada ulangan! Tapi bokap gue ngotot dan bela belain ngebut. gue sedih, gue marah. dan malam itu gue sakit panas tinggi.

Yaah, tapi berangsur angsur gue udah coba liat positifnya. Gue udah move on. dan akhirnya gue memutuskan jadi MC di Pra Remaja, yaitu kebaktian untuk anak dibawah gue. disitu gue cerita semua. Gue harap itu bisa jadi contoh buat orang lain. Jujur, waktu gue cerita di depan, gue berkaca-kaca. Gue inget semua lagi. Rasa makanan di restoran itu, keputusan yang gue udah buat, bunyi suara mobil papa yang ngebut, suara papa yang nyuruh gue belajar 2 jam di meja makan. Suara2 itu masih ada. dan gue gak bisa tahan lagi.

waktu TM CUP, kertas itu ditempel di mading. Kertas yang isinya adalah daftar calon calon pengurus OSIS. Gue lari sekuat mungkin ke lantai dua untuk ngeliat kertas itu. Gue lari, sepatu gue gue pegang (karena flat shoes dan gak mungkin dibuat lari), berharap, berdoa dalam hati, supaya nama itu ada disana.

Tangan gue naik turun di kertas itu. Mengecek setiap baris. Apa ada nama Raphaela, atau paling gak Lala. tangan gue semakin turun. semakin turun. Dan habis. Gue coba naikin tangan gue lagi. Mencari nama itu. Hati gue berdegup kencang. Mata gue berkaca kaca. Tapi nama itu tetap gak ada.

Gue lari ke kamar mandi. Gue nangis disana. satu menit, dua menit. Gue keluar, gue lap mata gue, gue keluar dari kamar mandi itu, dan pura pura tegar dan gak terjadi sesuatu apapun. Gue kembali ke teman teman gue. Mereka tanya, dan gue jawab, "gak ada. haha gakpapalah.". ....... what? gakpapa lah? apa itu gue yang lagi berbicara? hh.. gue sendiri juga gak yakin.

Dan hari ini, hari itu datang. Tuhan emang selalu melakukan yang terbaik untuk anakNya. waktu Tuhan emang bukan waktu manusia. Tuhan bilang tahun depan, ya tahun depan. nothing is impossible. hari ini Ibu debby manggil gue. dia bicara panjang lebar. Mata gue udah berkaca kaca. tapi gue buang muka. bu debby selesai bicara. Dia tersenyum. Gue langsung menuju ke sahabat gue. Gue teriak sedikit, gue senyum sangat lebar, gue bersyukur sangat amat.

Setelah itu, gue bergegas ke kelas gue. gue pencet huruf "d, a, d" dan gue pencet warna hijau. gue menelfon bokap gue. 3 menit, 4 menit. gue tersenyum sangaaaaaaat lebar. hati gue berdegup senang sekali.

gue adalah OSIS 2011-2012 sekarang.

tadi gue dari senayan city. disana gue dan kakak2 gue ketemuan sama papa. ya seperti biasa. kita makan. semua berjalan normal. dan sebelum bokap gue pergi lagi untuk rapat, gue bilang "pa, aku OSIS." sambil tersenyum, papa bilang, "iya. You are alive now."



Thursday, December 23, 2010

Hari ini Christmas Eve. Wow, udah berapa lama gue gak ngepost ya? Hm
Hh, okay. Gue paling benci yang kayak begini. Seriously, gue bener bener sangat gaktau, what to saay? Okay, behave la, behave. Okay, jadii yang membuat gue membuka blog dan klik New Post adalah Netanya Gabrielle. Yang sukses membuat gue terharu, nangis, bener bener blank gaktau mau ngomong apa buat bikin dia bilang "Thanks ya la, sekarang gue udah gakpapa. I'm okay with it."

Jadii, hari ini adalah sehari sebelum natal. Which is christmas eve. Dari dulu gue mengira hari natal adalah christmas eve. Kalo ada orang tanya ke gue natal tanggal berapa, gue pasti bilang tanggal 24. Karena menurut gue, tanggal 24 lebih terkesan daripada tanggal 25 nya sendiri. Kenapa ya? Well saya juga tidak tahu.

Yak, dan gue menulis, ato yang benernya mengetik, di sebuah salon di deket rumah gue. Oh iyaa, gue lupa bilang kalo rumah gue yang di bsd is officially done dan ready to use! Hooray! Applause for my dad? No? Okay, forget it. I'll celebrate it myself.

Rencana hari ini, gue akan partisipasi menjadi Usher dan Candle light service di gereja kesayangan gue. Agak sedikit kecewa sih, karena gue berharap akan "lebih" dari itu. Karena taun lalu, yaa pekerjaan gue juga, uhm, well, usher dan candle light service juga. Hh, try harder next year maybe.

Okaay, jadi gue akan mengakhiri post gue hari ini. Semoga gue gak lupa kalo gue punya blog ini yaa.
Merry Christmas!
Just like my last year's word,
Christmas is not "coming soon" again,
God bless you,
God bless Indonesia!
Raphaela Natasha, 24 Desember 2010

Friday, October 8, 2010

I remember that noon, wondered if I were able to,

skip all thing that doesnt come to the mind
see the world in new side
laugh as hard as I want to
being loved by everybody
have so much chances in life
have so much way to be the best
see the sky clearly without help from airplanes window
be positive in every story of this life book
then scream loudly so the world can find and help me escaping from this unimportant situation



hey it's tante meri!


HEY! IT'S TANTE MERI YOU ARE LOOKING AND LAUGHING NOW!

Saturday, August 28, 2010

one day, sapi dekat sekali sama beruang. Beruang bilang, "sapi kamu harus makan. kalo gak makan, nanti gak sembuh sembuh". Sapi senang sekali. Dia gak pernah lupa sama beruang. Sapi sayaang sama beruang. Kata lebah temennya sapi, beruang juga sayaang sama sapi. Dan hari itu datang juga. Beruang bilang sayang sama sapi. Wahh sapi bilang "gila gue kaget banget, dia adalah cowok yang berhasil gue bilang kalo he's the one" . Tapi ternyata jalan gak semulus yang semua orang kira. ada 3 hal yang gakbisa dilupain sapi. dan ketiga alesan itu bikin sapi nolak rasa sayangnya dan coba ngelupain semua yang terjadi. sebenernya alesan ini bukan masalah rasa, tapi masalah friendship. masalah persahabatan. si sapi gakmungkin bisa nyakitin ketiga temennya yang jelas2 suka sama beruang.Sapi tau gimana rasanya kalo dia jadi salah satu dari ketiga temennya. si sapi pernah kok ngerasain. "gue gakmungkin tega ngebiarin ketiga temen gue ngerasain rasa sakit yang sama." tapi gak ada satu orangpun yang ngerti. malah semua nyalahin si sapi gara2 keputusan "bodoh" yang dia buat. Tapi beruang bilang "gakpapa, gue bakal nunggu lo . gue pasti mau kalo lo mau nerima gue, anytime".
sapi pegang omongan beruang. sapi percaya sama beruang. sapi gakpernah nyangka apa beruang bakal nepatin kata katanya..

dan pada akhirnya segala sesuatu gak akan seindah yang lo kira. bisa lebih baik, bisa juga lebih buruk. kita gakpernah tau masa depan kita. rasa menyesal itu pasti masih ada. dan agak akan mungkin keganti. tapi apa hidup akan lo sia sia-in begitu aja? sekarang gue tanya, apa pernah lo liat betapa indahnya dunia?

hidup cuma sekali.



Friday, August 6, 2010


repeat after me: I am Free!

kalo sesuatu itu secepet angin, apa gak bisa sesuatu selambat siput berjalan? Kalo sudah selesai, kenapa harus dicari? Kalo mau pulang, kenapa baru diingat? Kalo sudah bahagia, kenapa mesti mencari takdir baru? Kalo semua sudah menjadi terlalu terlambat, kenapa masih berharap? Kenapa dunia menjadi sebegitu anehnya?

Tuesday, July 20, 2010

so, I write this with expectation that soon I'll get bored enough so I can go to bed.

Friendship?

What is that word?

Ah gue tau ini pasti sangat gak berbobot. tapi I just wanna do something in this boredom hours.

Sebenernya gue pengen ngomong tentang teman gue ( lebih tepatnya teman dekat (benar benar dekat)). Tapi gue memutuskan untuk gak ngomong siapa namanya, karena menurut gue lebih enak orangnya sendiri yang mengamini itu adalah dia.

We shared things, we kept many secret together, gak pernah merugikan, I even considered her to be my own sister.
Hm, gue emang yaah "gak sepenuhnya dibilang normal". dari dulu kalo gue berbuat sesuatu yang terbilang aneh buat orang yang udah remaja, I often being underestimate. tapi waktu semenjak kita temenan, it was like, she's my very first person I called as a Bestfriend. :)

Gue gaktau masa depan kita. Semua udah diatur sama yang "diatas". Kita ketemu juga udah diatur kali ya? Yang pasti, sebagaimanapun kita jauh, gue PASTI bakal tetep inget sama lo dan semua kenangan kita. SMA udah deket. which means, we are no longer to be together. :l tapi lo udah janji, lo akan jadi bridemaid gue kalo gue nikah nanti! gue yakin kita bakal ketemu lagi someday, somehow :)

"you wouldn't understand what someone meant for you until you were far away from them , then you'll realized how they meant for your life, how you miss them, how you need them, how you felt that you've been loved by them"

I was so lucky to have someone like you
:)

Friday, June 25, 2010

I believe that everything happens for a reason. People change so that you can learn to let go. Things go wrong so that you appreciate them when they're right. You believe lies so you eventually learn to trust no one but yourself, and sometimes good things fall apart so better things can fall together.
-Marilyn Monroe-

Tuesday, June 1, 2010

dream(s)

Apa artinya sebuah mimpi? Sesuatu yang diinginkan, sesuatu yang harus dicapai, atau hanya satu fragmen harapan? Apa semua orang punya mimpi? Kalau tidak, apa kita salah? Apa mimpi cuma sebuah profesi yang ada di buku biodata kita untuk memamerkan pengetahuan dan kekerenan profesi itu? Apa? Cuma itu? Tapi kenapa semua orang memandang aneh seseorang tanpa mimpi? Karena dia tidak punya buku biodata penuh profesi seperti mereka? Tidak? Lalu apa? Atau mungkin mimpi cuma sebatas angan angan konyol yang kita harap terjadi? Atau mungkin saja mimpi cuma sebatas sesuatu yang baru dipikirkan waktu selesai sekolah?



"But I ask myself again, is this just a thing grown ups go through? The breakdowns, the heartbreaks, the unfulfilled expectations?

I've became best friends with the airplanes, the clouds, and the wind. But they can't take me where I want to be. "

cassandraniki.